Header Ads

  • Breaking News

    Metodologi dan Model untuk Mendukung Desain Sistem Interaktif Agar Dapat Menerapakan Konsep dari Teknik Evaluasi

    Cerita Dosen Sepriano - Metodologi dan model untuk mendukung desain system interaktif agar dapat menerapakan konsep dari teknik evaluasi terdiri dari beberapa faktor yang membedakan teknik evaluasi berbeda yang membantu kita dalam memilih teknik evaluasi yang sesuai yaitu :

    1.  Tingkat Siklus (Desain VS Implementasi)

    Evaluasi pada tingkatan perancangan hanya membutuhkan ahlinya dan akan dianalisa sedangkan evaluasi pada tingkat implementasi meembawa user sebagai subyek dari eksperimen. 

    2.  Jenis Evaluasi (Laboratory VS field studie)

    Secara ideal proses perancangan mencakup dua jenis evaluasi dimana pada laboratorium merupakan awal tingkatan sedangkan field studies ditempatkan pada tingkatan implementasi.

    3.  Tingkat Obyektivitas dan Subyektivitas (Subyektif VS Obyektif)

    Pada teknik yang subyektif seperti pada cognitive walkthrough maupun think aloud mempercayakan pada evaluator atau orang yang melakukan evaluasi. Hal ini dapat menyebabkan penilaian evaluator menjadi bisa sehingga diperlukan lebih dari satu orang evaluator. Sedangkan teknik obyektif seharusnya menghasilkan hasil yang berulang yang tidak tergantung pada evaluator. Eksperimen yang terkontrol merupakan contoh pengukuran obyektif. Secara ideal pengukuran secara subyektif dan obyektif seharusnya digunakan keduanya.

    4.  Jenis ukuran yang tersedia (Qualitative VS Quantitative measures)

    Pengukuran menggunakan numerik lebih mudah digunakan teknik statistic sedangkan non- numerik lebih sulit dilakukan akan tetapi menghasilkan sesuatu yang penting secara lengkap yang tidak dapat dilakukan secara numerik.

    5.  Informasi yang tersedia

    Informasi yang tersedia Tingkatan untuk evaluator pada setiap tingkat proses perancangan dimulai pada informasi pada informasi yang rendah sampai dengan tingkatan yang tinggi.

    6.  Kesiapan dari suatu respon

    Faktor lain yang membedakan teknik evaluasi adalah kesiapan mengambil tindakan yang tersedia. Seperti metode think aloud yang merekam perilaku user pada waktu interaksi. Sedangkan post task walkthrough mempercayakan pada pengumpulan kembali kegiatan user.

    7.  Tingkat gangguan yang tidak secara langsung (Intrusiveness)

    Merupakan teknik yang menghasilkan pengukuran segera yang dihailkan user selama interaksi dan mempunyai resiko mempengaruhi perilaku user. Evaluator harus sensitive untuk mengurangi masalah ini tetapi tidak dapat mengubah semuanya.

    8.  Sumber yang tersedia

    Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam memilih teknik evaluasi yakni: peralatan, waktu, biaya, subyek serta evaluator yang ahli.

    Tidak ada komentar

    Post Bottom Ad