Header Ads

  • Breaking News

    Fungsi Conditional Pada Vue.js


    Sekarang mari kita coba mengunjungi website ini untuk mengetahui lebih dalam mengenai fungsi conditional pada Vue.js


    https://www.geeksforgeeks.org/javascript/vue-js-v-if-directive/


    https://www.geeksforgeeks.org/javascript/vue-js-v-show-directive/


    Menurut teman-teman, apa yang membedakan antara fungsi v-if dan v-show?


    Pada kondisi yang bagaimana menggunakan fungsi-fungsi tersebut?


    Setelah menganalisis fungsi-fungsi conditional pada Vue.js, berikut terdapat best-practice yang dapat dipertimbangkan dalam menggunakan fungsi-fungsi ini:


    1. Pastikan v-if digunakan dengan benar


    v-if seharusnya tidak memiliki modifier.


    Apa itu modifier?


    Modifier dirancang untuk mengubah perilaku directive, yang sering kali berkaitan dengan penanganan peristiwa (misalnya, mencegah tindakan default, dijalankan hanya sekali) atau pengikatan data/data binding (misalnya, trimming input, mengonversi ke angka). Fungsi-fungsi ini tidak relevan dengan tindakan sederhana dalam menyisipkan HTML mentah.


    Namun, ia harus memiliki argumen dengan ekspresi untuk memeriksa apakah akan menampilkan sesuatu.


    Misalnya, alih-alih menulis:


    <div v-if:abc="foo"/>

    or:


    <div v-if/>

    We write:


    <div v-if="foo"/>

    2. Pastikan kita menggunakan v-show dengan benar


    v-show digunakan untuk menampilkan sesuatu secara kondisional dengan menampilkan atau menyembunyikannya menggunakan CSS.


    v-show membutuhkan argumen dengan ekspresi boolean yang diperiksa untuk menampilkan sesuatu jika mengembalikan nilai true.


    Misalnya, kita menggunakannya dengan menulis:


    <div v-show="foo"/>


    Referensi:


    https://vuejs.org/api/built-in-directives.html


    https://www.geeksforgeeks.org/javascript/vue-js-directive/


    https://vuejs.org/guide/essentials/conditional


    https://medium.com/swlh/vue-best-practices-directives-a57e50e756e8

    Tidak ada komentar

    Post Bottom Ad